| Pemukulan beduk sebagai tanda pembukaan Pesona Ramadhan 2016 |
Pembukaan Pesona Ramadhan Lombok
Sumbawa Menuju MTQ Nasional XXVI. Acara ini terselenggara atas kerjasama dan
peran serta Kementerian Pariwisata Republik Indonesia dan Dinas Kebudayaan dan
Pariwisata Provinsi Nusa Tenggara Barat, Senin (20/6/2016).
Pesona Ramadhan ini merupakan rangkaian untuk menyemarakkan suasana Ramadhan di
halaman Taman Budaya Provinsi NTB. Acara ini digelar dari tanggal 20-27 Juni 2016. Pada Pesona Ramadhan ini ada berbagai
macam stand/bazaar. Di antaranya, nuansa budaya, kampung kuliner,
foto-foto masjid karya muda mudi NTB, lomba menulis sejarah Islam NTB dan masih
banyak lagi.
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata NTB H. L. Mohammad Faozal, S.Sos, MSi, berterima kasih atas kehadiran perwakilan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah
(FKPD), Deputi Pengembangan Sumberdaya Kementerian Pariwisata RI, IHGMA
(Indonesian Hotel General Manager Association), Asosiasi Pelaku Pariwisata NTB,
dan para pelaku usaha NTB.
Berkaitan dengan akan
diadakannya MTQ Nasional XXVI di NTB, Mohammad Faozal mengatakan, di luar
halaman Taman Budaya NTB sudah berjejer angkutan-angkutan publik. ''Ada empat
puluh taksi dari empat operator taksi yang beroperasi di Lombok, bus Damri dan
koperasi angkutan, sebagai bagian kontribusi organda dalam mendukung suksesnya
MTQ Nasional XXVI dari sisi transportasi,”
ungkapnya.
Mohammad Faozal juga
menyampaikan acara ini akan dirangkaikan dengan serah terima hibah tanah milik
Pemerintah Provinsi NTB kepada Kementerian Pariwisata RI, yakni aset berupa
tanah seluas 20 hektar Tanah tersebut akan digunakan sebagai lokasi pembangunan
Kampus Politeknik Pariwisata Negeri
Lombok yang berlokasi di Desa Puyung, Kecamatan Jonggat, Kabupaten
Lombok Tengah.
Hal ini juga merupakan tanda NTB semakin dipercaya oleh
dunia nasional dan internasional, tidak hanya sektor paiwisatanya saja tetapi
sektor pendidikan pun NTB mampu menjadi daerah pusat kajian ilmu.
Menanggapi hal ini Sekretaris Daerah Provinsi NTB H. Rosiady Sayuti dalam
sambutannya sangat bangga dengan didirikannya Politeknik Pariwisata Negeri di
NTB. Baginya ini merupakan hal yang sudah bertahun-tahun lamanya dinanti.
Dengan adanya Politeknik Pariwisata di NTB tentunya akan menjadikan NTB semakin
dikenal oleh khalayak umum.
“Saya berharap mudah-mudahan dengan kegiatan yang kita
laksanakan bisa meningkatkan jumlah wisatawan yang berkunjung ke daerah kita, karena
satu orang wisatawan berkunjung ke daerah kita sudah pasti mereka akan
mengeluarkan uangnya untuk biaya transportasi, menginap, makan dan membeli
oleh-oleh. Dunia itulah yang akan berkembang dengan baik dan mudah-mudahan
dengan pesat yang nantinya akan berdampak pada peningkatan pendapatan
masyarakat kita di NTB,” ujar mantan Pembantu Rektor IV Universitas Mataram ini. (*)












