![]() |
Sekretariat UPP PIJAR NTB yang ditinggalkan, karena atap bocor dan PDAM disegel |
Atas dasar itu,
dibentuklah sebuah wadah yakni Unit Penyangga Pemasaran (UPP) PIJAR yang
brlokasi di Jalan Langko Mataram. Keberadaan UPP PIJAR ini dibentuk sebagai
pusat produksi olahan produk PIJAR. Termasuk sebagai mitra pengusaha kecil dan
menengah. Namun, sekarang Sekretariat UPP PIJAR ini dalam kondisi kosong. Tidak
ada satu pun staf yang bekerja di tempat tersebut. Malahan, di gerbang masuk
sekretariat tertempel sebuah kertas yang berkop PDAM Giri Menang yang
bertuliskan, ‘’Surat Pernyataan Tunggakan Rekening Air’’ untuk kantor sekretariat program unggulan Pemprov NTB ini.
![]() |
Segel PDAM Giri Menang, karena pihak Sekretariat tak pernah bayar air |
Sekretariat UPP PIJAR yang
berlokasi di jalan protokol itu terlihat tak terurus dan terkunci rapat. Kepala
UPP PIJAR Ma’rifatullah yang dihubungi Suara
NTB, Kamis (11/9/2014) malam, mengaku, pihaknya sengaja meninggalkan Sekretariat
UPP PIJAR sejak bulan Juni lalu. Alasan meninggalkan sekretariat tersebut,
karena atap bangunan bocor dan mau ambruk. ‘’Daripada menelan korban dan
sewaktu-waktu bisa terjadi kecelakaan, maka sengaja ditutup. Bukan karena kita
tidak beroperasi lagi, tapi karena sengaja kita tinggalkan. Takut ada yang
tertimpa atap yang ambruk," ungkapnya.
Menurutnya, jika pemerintah serius ingin
melanjutkan program UPP, pihaknya siap melanjutkan. ‘’Kita hanya pelaksana, kalau pemerintah daerah melakukan perbaikan, kita
akan lanjutkan,’’ ujarnya.
Terkait pemutusan saluran air bersih
oleh pihak PDAM Giri Menang Mataram, Ma’rifatullah tidak menampiknya.
Diakuinya, sejak bangunan tidak ditempati lagi, pihaknya tidak pernah
menggunakan air PDAM. Meski demikian, ujarnya, pihaknya tidak berdiam diri
dengan kondisi yang ada. Pihaknya sudah melaporkan kerusakan bangunan ke Biro
Umum Setda NTB dan dalam waktu dekat bangunan akan diperbaiki. (Suara NTB)
0 komentar:
Post a Comment