![]() |
| The Mandalika Kuta Lombok |
Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika diakui memiliki
potensi yang luar biasa besar sebagai destinasi pariwisata. Karena potensi
itulah kawasan Mandalika diprediksikan bisa lebih maju dari kawasan Nusa Dua
Bali yang merupakan kawasan pariwisata andalan pulau Dewata dan nasional
tersebut.
Demikian diungkapkan Manager Director Indonesia Tourism
Development Corporatin (ITDC), Wayan Karioka saat menerima kunjungan Sekda Lombok
Tengah (Loteng), H.M. Nursiah, bersama rombongan Persatuan Wartawan Lombok
Tengah (PWLT) dan Paguyuban Duta Lingkungan Lombok Tengah di kantor ITDC Nusa
Dua Bali, Jumat (13/4/2018).
Selain itu, pemerintah pusat nyatakan sangat memberikan
perhatian serius terhadap pengembangan KEK Mandalika, sehingga tidak akan butuh
waktu lama bagi KEK Mandalika untuk bisa berkembang menjadi kawasan pariwisata
andalan nasional. “Progres perkembangan kawasan Mandalika luar biasa cepat dari empat KEK yang menjadi prioritas
pusat,” terangnya.
Bagaimana tidak, sejak pembangunan fisik sarana pendukung
kawasan mulai dikerjakan tiga tahun yang lalu, sudah ada hotel yang kini sedang
dibangun. Bandingkan dengan Nusa Dua, mulai digarap tahun 1973, hotel pertama
baru dibangun 10 tahun kemudian. Itupun hanya satu hotel saja.
Kemudian dari sisi investor yang masuk, rata-rata investor
kelas internasional. Ada yang dari Timur Tengah, Eropa hingga Amerika. Artinya,
peluang bagi KEK Mandalika untuk berkembang menjadi destinasi pariwisata nasional
melebihi kawasan lainya, termasuk Nusa Dua terbuka lebar.
Karena dari sisi lokasi sendiri, potensinya luar biasa.
Investor yang masuk juga, terbukti jelas kualitasnya. “Dan, ini salah satu
anugerah bagi masyarakat Loteng khususnya dan NTB pada umum. Karena punya
kawasan yang luas biasa, seperti KEK Mandalika ini,” ujarnya.
Meski demikian, tentu bukan berarti KEK Mandalika dan Nusa
Dua nantinya bakal bersaing. Justru KEK Mandalika akan saling mengisi dengan
Nusa Dua. Apa yang mungkin belum dimiliki kawasan Nusa Dua, itu ada di KEK
Mandalika. Begitu pula sebaliknya, karena baik KEK Mandalika maupun Nusa Dua,
dikelola oleh BUMN yang sama yakni ITDC.
Tinggal sekarang, bagaimana masyarakat setempat mendukung
penuh proses pengembangan KEK Mandalika dan mengambil peluang yang ada. Karena
kalau KEK Mandalika sudah berkembang, ekonomi masyarakat akan terdongkrak dan
pada akhirnya masyarakat juga akan sejahtera. “KEK Mandalika ini dikembangkan
demi masyarakat. Jadi kita sebagai bagian dari masyarakat harus menjaga kawasan
Mandalika. sesuai fungsi dan tugas masing-masing,” timpal Kareoka.
Di tempat yang sama, Sekda Loteng, H.M. Nursiah, S.Sos.M.Si., menegaskan pemerintah dan masyarakat Loteng sangat mendukung pengembangan KEK Mandalika dan siap berkontribusi sesuai tugas dan fungsi yang ada guna memajukan kawasan Mandalika. “KEK Mandalika ada milik kita semua. Jadi semua elemen harus mendukung pengembangan KEK Mandalika demi kemajuan kita bersama,” ujar mantan Asisten III Setda Loteng ini. (Munakir/Lombok Tengah)













