![]() |
Presiden Jokowi bersama Gubernur NTB TGH. M. Zainul Majdi saat hadir di Kawasan Ekonomi Khusus Mandalika tahun 2017 lalu |
Presiden
Republik Indonesia Ir. H. Joko Widodo (Jokowi) diundang Panitia Konferensi
Ulama Internasional yang akan digelar tanggal 26 sampai 29 Juli 2018 di Mataram Provinsi Nusa
Tenggara Barat (NTB). Diundangnya presiden di acara konferensi ulama
internasional ini menurut Ketua Panitia Pelaksana TGH. Fauzan Zakaria tidak
berkaitan dengan politik, terutama berkaitan dengan calon presiden dan calon
wakil presiden.
‘’Kami
mengundang Bapak Presiden untuk hadir di acara ini. Tapi sampai sekarang, belum
ada kepastian apakah beliau akan hadir atau tidak. Namun, yang jelas konferensi
ini tidak kaitan dengan masalah politik, baik capres atau cawapres,’’ tegasnya
saat konferensi pers di Media Center Kantor Gubernur NTB, Selasa (24/7/2018).
Dalam
hal ini, ujar Fauzan Zakaria yang juga Ketua Badan Promosi Pariwisata Daerah
(BPPD) NTB ini, menegaskan, pihaknya akan
memanfaatkan momen konferensi internasional ini untuk promosi pariwisata yang
dimiliki NTB. Bahkan, pihak BPPD NTB sudah mempersiapkan flash disk yang berisi tentang potensi pariwisata NTB, baik yang
ada di Pulau Lombok dan Pulau Sumbawa terhadap peserta konferensi.
Tidak hanya itu, ungkapnya, pihak panitia akan mengajak peserta konferensi berkunjung ke beberapa objek wisata yang ada di Pulau Lombok. Setidaknya dari kunjungan singkat di Pulau Lombok ini menjadi bahan bagi mereka untuk menceritakan tentang potensi wisata yang dimiliki NTB, khususnya wisata syariah atau halal yang sedang digaungkan pemerintah daerah.
Tidak hanya itu, ungkapnya, pihak panitia akan mengajak peserta konferensi berkunjung ke beberapa objek wisata yang ada di Pulau Lombok. Setidaknya dari kunjungan singkat di Pulau Lombok ini menjadi bahan bagi mereka untuk menceritakan tentang potensi wisata yang dimiliki NTB, khususnya wisata syariah atau halal yang sedang digaungkan pemerintah daerah.
Selain
itu, saat konferensi berlangsung, pihaknya akan meminta waktu sebentar pada
peserta untuk mempromosikan potensi yang dimiliki NTB. Bahkan, Gubernur NTB Dr.
TGH. M. Zainul Majdi juga akan diarahkan untuk mempromosikan potensi yang
dimiliki saat memberikan sambutan di hadapan peserta. ‘’Kita juga akan meminta
doa pada ulama yang hadir agar Indonesia tetap aman dan damai. Termasuk mampu
memilih pemimpin yang sesuai harapan seluruh rakyat Indonesia,’’ ujarnya.
Nama Gubernur NTB ini masuk dalam bursa Calon Wakil Presiden Jokowi untuk periode kedua bersama dengan sejumlah tokoh-tokoh nasional, seperti Mahfud MD, H. Muhaimin Iskandar alias Cak Imin, M. Romahurmuziy, Airlangga Hartarto. Siapa yang dipilih Jokowi, kita lihat tanggal mainnya saat pendaftaran calon presiden dan calon wakil presiden awal Agustus 2018.
(Marham)
0 komentar:
Post a Comment